Workshop IPK Jateng : Penulisan Rekam Psikologis Dan Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi

Beranda / IPK Wilayah / IPK Jawa Tengah / Workshop IPK Jateng : Penulisan Rekam Psikologis Dan Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi

Dalam rangka peningkatan kompetensi anggota, IPK Indonesia Wilayah Jawa Tengah kembali mengadakan pelatihan bagi para anggota. Pelatihan kali ini mengambil tema Penulisan Rekam Psikologis dan Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi yang dilaksanakan pada tanggal 14 September 2019 di Hotel Loji, Surakarta. Acara dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, diikuti oleh 90 an psikolog. Pelatihan kali ini menghadirkan Dra. Dian Kristyawati, M.Si, Psikolog RSO Prof. DR. R. Soeharso Solo sekaligus Pengurus Pusat IPK Indonesia.

Pelatihan dibuka langsung oleh Ketua IPK Indonesia Wilayah Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Dra. Endang Suparti Sri Sugihartati, Psikolog menyampaikan bahwa workshop kali ini merupakan salah satu upaya IPK Wilayah Jateng untuk meningkatkan kompetensi anggota khususnya psikolog yang bertugas di Puskesmas maupun Rumah Sakit. Pelatihan ini bersifat aplikatif, tidak hanya teori namun juga akan ada studi kasus.

Dalam setiap sambutannya, Ketua IPK Indonesia Wilayah Jateng tak lupa pula mengingatkan rekan sejawat untuk melengkapi perijinan terkait praktek profesi seperti pengajuan atau perpanjangan STR dan surat ijin praktik psikologi, keanggotaan dalam HIMPSI melalui SIK Himpsi dan keanggotaan dalam IPK Indonesia melalui SIMAK IPK. Selain itu juga, beliau mensosialisasikan hasil dari rapat kerja IPK Indonesia yang diselenggarakan berbarengan dengan Temu Ilmiah Nasional di Bandung pada bulan Agustus 2019.

Sebagai pengantar workshop, Ibu Dra. Dian Kristyawati, M.Si menyampaikan tentang peran psikolog klinis dalam setting medis dimana telah diatur dalam UU no 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan Permenkes Nomor 45 Tahun 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Psikolog Klinis. Materi ini sangat berguna untuk memberikan gambaran peran psikolog klinis yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan. Ibu Dian menyampaikan bahwa Psikolog Klinis dapat berkolaborasi dengan tim medis lainnya seperti dengan tim spesialis syaraf, spesialis anak, spesialis orthopedi, dan lain-lain sesuai dengan standar pelayanan dan kewenangan psikolog klinis.

Dalam melakukan pelayanan kesehatan, seluruh tim medis dan PPA (Profesional Pemberi Asuhan) termasuk di dalamnya Psikolog Klinis berkewajiban mencatat seluruh aktivitas pelayanan kesehatan pada pasien dalam CPPT (Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi). Hal pertama yang dilakukan psikolog klinis adalah melakukan asesmen psikologi yang dilakukan secara sistematis dengan tujuan untuk memahami pasien yang meliputi observasi, wawancara dan psikotes.

Peserta pelatihan diajarkan untuk mencatat hasil asesmen psikologis tersebut ke dalam Dokumen Rekam Medis : Pemeriksaan Psikologi dan kemudian dituangkan ke dalam CPPT dimana sebagai salah satu bentuk komunikasi antara DPJP (Dokter Penanggungjawab Pelayanan) dengan PPA (Profesional Pemberi Asuhan). Pada akhir sesi, peserta diberikan sebuah kasus untuk kemudian berlatih mencatat informasi yang didapat dari sebuah kasus tersebut ke dalam rekam medis.