Pengajuan Uji Kompetensi Psikolog Klinis

Beranda / Pengajuan Uji Kompetensi Psikolog Klinis

Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Kompetensi Psikolog Klinis adalah proses pengukuran pengetahuan, ketrampilan, dan perilaku Psikolog Klinis yang dilakukan oleh IPK Indonesia jika Psikolog Klinis tersebut menghendaki kenaikan jenjang kompetensi yang tertulis di STRPK (Surat Tanda Registrasi Psikolog Klinis). Kenaikan jenjang kompetensi di STRPK sifatnya tidak wajib.

Jenjang kompetensi yang tercantum di STRPK ini berbeda dan tidak terkait dengan jenjang Psikolog Klinis hasil kredensial untuk psikolog klinis yang bekerja di rumah sakit / klinik dan jenjang Psikolog Klinis dalam jabatan fungsional Aparatur Sipil Negara (ASN).

Jenjang Psikolog Klinis STRPK adalah tingkatan kompetensi Psikolog Klinis yang ditentukan oleh IPK Indonesia berdasarkan kualifikasi pendidikan profesi, lama waktu pengalaman profesi sebagai psikolog klinis dan pengukuran melalui uji kompetensi.

Psikolog Klinis lulusan Magister Profesi Psikologi Klinis yang belum memiliki STRPK dan belum berpraktik selama 5 tahun akan diberikan jenjang Psikolog Klinis Pertama pada saat pengajuan SPEP-PK (Surat Patuh Etika Profesi Psikolog Klinis).

Psikolog Klinis yang belum memiliki STRPK dan sudah bekerja lebih dari 5 tahun dapat melakukan uji kompetensi terlebih dahulu sebelum mengajukan SPEP-PK.

Psikolog Klinis yang sudah memiliki STRPK dapat mengajukan kenaikan jenjang di STRPK  dengan cara melakukan uji kompetensi terlebih dahulu selambat-lambatnya 1 tahun sebelum perpanjangan STRPK.

Pendaftaran uji kompetensi dapat dilakukan melalui Formulir E SIMAK IPK.