Pembentukan Satgas IPK Indonesia untuk Menangani Covid-19 dan Peluncuran Situs Psikoedukasi terkait Covid-19

Pembentukan Satgas IPK Indonesia untuk Menangani Covid-19 dan Peluncuran Situs Psikoedukasi terkait Covid-19

Informasi IPK Indonesia
Penyebaran virus korona (COVID-19) telah meluas di seluruh wilayah Indonesia, dan telah menimbulkan banyak korban jiwa sehingga mengakibatkan munculnya keresahan dan kecemasan di masyarakat. Situasi tersebut dapat memicu peningkatan gangguan psikologis pada masyarakat sehingga IPK Indonesia sebagai organisasi profesi tenaga kesehatan harus ikut terlibat menjaga kesehatan mental masyarakat Indonesia. Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia membentuk satuan tugas (satgas) penanganan COVID-19 pada tanggal 27 Maret 2020. Satgas COVID-19 IPK Indonesia dipimpin oleh Annelia Sari Sani, S.Psi., Psikolog untuk membantu pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam menghadapi wabah COVID-19. Selain pembentukan Satgas COVID-19, IPK Indonesia juga meluncurkan situs web Psikoedukasi dan Bantuan (Konseling Daring Gratis) Psikolog Klinis terkait COVID-19 yang beralamat di https://covid19.ipkindonesia.or.id/ atau https://ipk.bz/covid19. Situs tersebut berisi kompilasi berbagai materi psikoedukasi para psikolog klinis dari wilayah masing-masing, psikoterapi mandiri, dan juga informasi…
Baca Selengkapnya
Petunjuk Pelaksanaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) Psikolog Klinis Edisi II

Petunjuk Pelaksanaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) Psikolog Klinis Edisi II

Informasi IPK Indonesia
IPK Indonesia kembali menerbitkan Petunjuk Pelaksanaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) Psikolog Klinis Edisi II. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) atau program Continuing Professional Development (CPD) adalah upaya sistematis yang dilakukan oleh organisasi profesi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kompetensi profesi yang berupa nilai, sikap, pengetahuan ilmiah, dasar keahlian dan keterampilan melalui berbagai kegiatan sehingga dapat menjalankan profesinya dengan optimal dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan khususnya pasal 44 ayat 1 menyatakan bahwa setiap tenaga kesehatan yang menjalankan praktik wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Masa berlaku STR adalah 5 tahun dan dapat diperpanjang dengan syarat telah memenuhi kecukupan Satuan Kredit Profesi (SKP) melalui kegiatan pelayanan, pendidikan, pengabdian masyarakat, dan/atau kegiatan ilmiah lainnya. Syarat kecukupan SKP untuk perpanjangan STR ini…
Baca Selengkapnya
IPK Indonesia Menerbitkan Direktori Psikolog Klinis Indonesia

IPK Indonesia Menerbitkan Direktori Psikolog Klinis Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia menerbitkan Direktori Psikolog Klinis Indonesia yang beralamat di https://ipk.bz/caripsikolog. Direktori tersebut berisi data psikolog klinis, keahlian dan juga kelengkapan legalitasnya dalam berpraktik seperti No STR (Surat Tanda Terdaftar) sebagai tenaga kesehatan RI di Kementerian Kesehatan dan juga SIP (Surat Izin Praktik) sebagai psikolog. Tujuan penyelenggaraan direktori ini adalah untuk membantu dan melindungi masyarakat Indonesia pengguna layanan psikologi agar terhindar dari praktik-praktik layanan psikologi yang merugikan. Masyarakat dapat melakukan pencarian psikolog melalui pranala https://ipk.bz/caripsikolog. Pada masa mendatang, pencarian tersebut juga dapat dilakukan melalui aplikasi android yaitu Cari Psikolog Klinis (https://ipk.bz/acp). IPK Indonesia juga mengundang semua anggota IPK Indonesia yang telah terverifikasi dan memiliki STR dan SIP agar mendaftarkan diri di Direktori Psikolog Klinis Indonesia melalui SIMAK IPK Indonesia (https://simak.ipkindonesia.or.id) di Menu Biodata - Direktori. Selain itu,…
Baca Selengkapnya
Undangan Menulis Jurnal Psikologi Klinis Indonesia

Undangan Menulis Jurnal Psikologi Klinis Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Jurnal Psikologi Klinis Indonesia (JPKI) merupakan terbitan berkala yang memublikasikan artikel ilmiah yang di-review oleh para ahli psikologi klinis. Artikel dapat berupa hasil penelitian, asesmen, intervensi psikologi klinis, ataupun catatan reflektif dan reviu literatur. Artikel dapat diterbitkan dalam Bahasa Indonesia ataupun Inggris. Tujuan utama dari JPKI adalah untuk memfasilitasi para ahli dan praktisi psikologi klinis dalam memublikasikan penelitian psikologi, teori, dan pengalaman praktik. JPKI juga membuka diri untuk memublikasikan laporan singkat (termasuk ringkasan tesis dan disertasi), catatan lapangan, catatan kasus dari pengalaman praktik, dan artikel-artikel lain yang sesuai dengan tujuan JPKI. JPKI mengundang kalangan praktisi dan perguruan tinggi untuk mengirimkan tulisan, dan tulisan yang dianggap layak akan diterbitkan. Jurnal terbit dalam bentuk cetak dan daring. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Ikatan Psikolog Klinis Indonesia, silahkan membuka https://ipkindonesia.or.id/, dan untuk mempelajari…
Baca Selengkapnya
Pedoman Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) Psikolog Klinis

Pedoman Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) Psikolog Klinis

Informasi IPK Indonesia
Pada tanggal 27 September 2019, IPK Indonesia memublikasikan Pedoman Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) atau Continuing Professional Development (CPD) Psikolog Klinis. Pedoman ini sebelumnya telah disosialisasikan ke pengurus wilayah IPK Indonesia pada Rapat Kerja IPK Indonesia tanggal 22-23 Agustus 2019 di Bandung, Jawa Barat. Latar belakang disusunnya Pedoman P2KB Psikolog Klinis adalah Undang-Undang Tenaga Kesehatan nomor 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan khususnya pasal 44 ayat 1 yang menyatakan bahwa setiap tenaga kesehatan yang menjalankan praktik wajib memiliki STR. Masa berlaku STR adalah 5 tahun dan dapat diperpanjang dengan syarat telah memenuhi kecukupan Satuan Kredit Profesi (SKP) melalui kegiatan pelayanan, pendidikan, pelatihan, dan/atau kegiatan ilmiah lainnya. Tujuan P2KB adalah agar setiap tenaga kesehatan yang bekerja di pelayanan kesehatan dapat meningkatkan kompetensinya dan dapat memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Sehubungan…
Baca Selengkapnya
Formulir C SIMAK IPK Indonesia

Formulir C SIMAK IPK Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Formulir C merupakan formulir daring yang dapat digunakan oleh anggota yang telah terverifikasi untuk mengurus keperluan yang berhubungan dengan IPK Wilayah, antara lain untuk mengurus administrasi pendaftaran Sumpah STR, permohonan surat keterangan jenjang profesi Psikolog Klinis, dan permohonan rekomendasi dari IPK Wilayah untuk pembuatan Surat Izin Praktik Psikolog Klinis dari Dinas Kesehatan setempat. Formulir C dapat ditemukan di Menu Administrasi SIMAK IPK Indonesia. Anggota tidak perlu lagi mengirim banyak berkas persyaratan ke email atau sekretariat IPK Wilayah, namun cukup mengisi formulir C yang ringkas. Penggunaan Formulir C akan menciptakan lingkungan administrasi daring yang lebih efektif, efisien dan aman di era digital. Data pribadi anggota tidak lagi tersebar ke berbagai saluran komunikasi IPK Wilayah seperti yang selama ini terjadi. Demikian pula, pembuatan surat dan sertifikat  tidak lagi memakan waktu yang lama karena…
Baca Selengkapnya
Penerapan e-Sertifikat di IPK Indonesia

Penerapan e-Sertifikat di IPK Indonesia

Informasi IPK Indonesia
IPK Indonesia mulai menerapkan dan melakukan uji coba e-Sertifikat untuk kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan keprofesian dan peningkatan kompetensi Psikolog Klinis. E-Sertifikat yang dimaksud di sini adalah sertifikat elektronik atau sertifikat yang dikelola secara digital dan datanya tersimpan di basis data yang dapat diakses dengan cepat melalui jaringan komputer atau internet oleh pihak-pihak yang membutuhkan. Penerapan e-Sertifikat dilatarbelakangi oleh kewajiban Psikolog Klinis untuk memenuhi kecukupan Satuan Kredit Profesi (SKP) sebagai syarat perpanjangan Surat Tanda Registrasi (STR) setiap 5 tahun sekali. Psikolog Klinis yang memiliki STR wajib mengikuti kegiatan yang ber-SKP, dan menyimpan sertifikat fisiknya sebagai bukti dalam pengumpulan SKP. Kelemahan sertifikat fisik adalah mudah hilang dan rusak, selain itu sertifikat fisik akan memperlambat pekerjaan tim verifikator karena membutuhkan waktu untuk memastikan keaslian kegiatan dan SKP yang tercantum di dalamnya. Penerapan…
Baca Selengkapnya
Peluncuran Situs Jurnal Psikologi Klinis Indonesia

Peluncuran Situs Jurnal Psikologi Klinis Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Ikatan Psikolog Klinis meluncurkan situs Jurnal Psikolog Klinis Indonesia (JPKI) yang beralamat di https://jurnal.ipkindonesia.or.id/. Hal ini merupakan salah satu langkah awal yang dilakukan oleh Tim Publikasi dan Kajian Ikatan Psikolog Klinis Indonesia untuk menjadikan JPKI sebagai jurnal yang terakreditasi. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia (JPKI) merupakan terbitan berkala yang memublikasikan sejumlah artikel ilmiah yang direview oleh para ahli psikologi klinis. Artikel yang dimaksud dapat berupa hasil penelitian, asesmen, dan intervensi psikologi klinis. JPKI terbit dua kali dalam setahun yang diproduksi oleh Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK) sejak tahun 2017. Jurnal ini memublikasikan penelitian-penelitian eksperimental dan deskriptif, dan juga ulasan teoritis serta aplikasi praktis yang berkontribusi terhadap pengembangan berbagai area psikologi klinis. Artikel dapat diterbitkan dalam Bahasa Indonesia ataupun Inggris. Tujuan utama dari JPKI adalah untuk memfasilitasi para ahli dan praktisi psikologi…
Baca Selengkapnya
Peluncuran SINAU, Situs E-Learning IPK Indonesia

Peluncuran SINAU, Situs E-Learning IPK Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Tanggal 11 November 2018, IPK Indonesia meluncurkan SINAU, situs elearning/ belajar online yang beralamat di https://sinau.ipkindonesia.or.id/. Situs ini merupakan sarana belajar online antar psikolog klinis di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi psikolog klinis secara daring. Situs ini merupakan salah satu upaya IPK Indonesia untuk membantu psikolog klinis yang memiliki keterbatasan waktu, dan tempat untuk meningkatkan kompetensinya dengan biaya yang terjangkau. Situs tersebut terintegrasi dengan SIMAK IPK Indonesia sehingga pengguna yang memiliki akun SIMAK dapat menggunakan nama login dan kata sandi yang sama untuk masuk ke SINAU. Pengguna yang telah menyelesaikan kursus akan mendapatkan e-Sertifikat yang akan muncul secara otomatis di SIMAK IPK beserta dengan SKP (Satuan Kredit Profesi) yang didapatkan dari hasil pembelajaran kursus di SINAU. Selain SKP, SINAU menerapkan gamifikasi melalui pemberian lencana untuk menjadi pendorong tambahan mengikuti kursus-kursus yang…
Baca Selengkapnya