Psikolog Klinis Indonesia Wajib Memiliki STRPK dan SIPPK

Beranda / Informasi IPK Indonesia / Psikolog Klinis Indonesia Wajib Memiliki STRPK dan SIPPK

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 45 Tahun 2017 mengatur lebih detail tentang izin dan penyelenggaraan praktik psikolog klinis. STR PK (Surat Tanda Registrasi Psikolog Klinis) adalah bukti tertulis yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Psikolog Klinis yang telah memiliki sertifikat kompetensi (pasal 1 ayat 3). SIP PK (Surat Izin Praktik Psikolog Klinis) adalah bukti tertulis pemberian kewenangan untuk menjalankan praktik keprofesian Psikolog Klinis (pasal 1 ayat 4).

STRPK berlaku selama 5 tahun (pasal 3 ayat3) dan masa berlaku SIPPK akan mengikuti masa berlaku STRPK. Psikolog Klinis hanya dapat memiliki paling banyak 3 SIPPK, sedangkan 1 SIPPK berlaku untuk 1 tempat (pasal 5 dan 6).

SIPPK dinyatakan tidak berlaku jika (pasal 10):
a. tempat praktik tidak sesuai lagi dengan SIPPK;
b. masa berlaku STRPK telah habis dan tidak diperpanjang;
c. dicabut oleh pejabat yang berwenang memberikan izin;
d. Psikolog Klinis meninggal dunia.

Ketentuan tentang izin dan penyelenggaraan praktik Psikolog Klinis secara lebih lengkap dapat diunduh di : PMK_No._45_ttg_Izin_dan_Penyelenggaraan_Praktik_Psikolog_Klinis_

Tulisan Lainnya

DISKUSI ILMIAH DALAM PERTEMUAN ANGGOTA IPK INDONE... Dipenghujung bulan Maret 2019, tepatnya hari Minggu, tanggal 31 Maret 2019, IPK Indonesia Wilayah Jawa Tengah mengadakan pertemuan anggota di Aula O...
Penerapan e-Sertifikat di IPK Indonesia IPK Indonesia mulai menerapkan dan melakukan uji coba e-Sertifikat untuk kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan keprofesian dan peningkatan kom...
Formulir B SIMAK IPK Indonesia Mulai Tanggal 20 Juni 2018, Anggota IPK Indonesia yang sudah terverifikasi dapat menggunakan Formulir B untuk mengurus administrasi keanggotaan IPK In...
Pelacakan Anggota IPK Indonesia dan Kartu Tanda An... IPK Indonesia sejak awal Januari 2018 telah memberikan layanan pelacakan anggota IPK Indonesia melalui situs web. Fungsi dari layanan pelacakan ini ad...
Mengapa Psikolog Klinis harus memiliki STR? Berdasarkan UU RI No. 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan, psikolog klinis merupakan bagian dari tenaga kesehatan (pasal 11 ayat 1) sehingga harus ...