Sekilas Ikatan Psikolog Klinis Indonesia

Beranda / Sekilas Ikatan Psikolog Klinis Indonesia

Dalam rangka memenuhi amanah peraturan dan perundang-undangan khususnya UU No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan mengingat kepentingan anggota IPK agar bisa tetap berpraktik menjalankan profesinya, IPK Indonesia melanjutkan bentuk keorganisasiannya menjadi berbadan hukum pada tahun 2017.

Hal ini sejalan dengan hasil Rapat Koordinasi PP HIMPSI, Pengurus IPK, Majelis Psikologi Pusat dan Perwakilan Asosiasi/ Ikatan di Santika Hotel Jamursari Surabaya pada tanggal 19-20 Agustus 2017.
IPK Indonesia telah mendapatkan akta notaris No 8 tanggal 23 September 2017 dan SK dari Kemenkumham No AHU-0014545.AH.01.07 tahun 2017 dengan nama perkumpulan IPK Indonesia.

Perlu diketahui berdasarkan sejarahnya, nama dan logo IPK Indonesia adalah nama yang digunakan ketika pertama kali didirikan pada saat Kongres HIMPSI VIII di Bandung dan digunakan pada Kongres IPK pertama di Bandung pada tahun 2007. Dengan demikian penulisan nama IPK-Indonesia adalah kembali pada pendirian awal sesuai terbentuknya IPK.

Adapun rapat sinkronisasi AD HIMPSI dan IPK Indonesia telah dilaksanakan oleh Tim Ad Hoc pada tanggal 24 Agustus 2018. IPK Indonesia tetap berada dalam lingkungan HIMPSI sebagaimana amanah hasil kongres HIMPSI tahun 2000 pada sidang komisi A. Hal ini ditegaskan dalam AD/ART IPK Indonesia bahwa anggota IPK adalah anggota HIMPSI. Dalam sidang Komisi A tersebut diputuskan bahwa Ikatan minat dan spesialisasi psikologi adalah badan otonom yang mewadahi anggota HIMPSI yang memiliki minat keilmuan dan praktek spesialiasi psikologi yang sama.