Pernyataan Bersama Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia 2020

Pernyataan Bersama Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia 2020

Informasi IPK Indonesia
Pernyataan Bersama “Masyarakat Peduli, Bunuh Diri Bisa Dicegah” Lebih dari 800.000 orang di dunia meninggal karena bunuh diri setiap tahunnya, yang berarti 1 orang bunuh diri setiap 40 detik (International Association for Suicide Prevention / IASP, 2020). Angka ini tidak berhenti di sini, karena orang-orang terdekat dari orang yang meninggal karena bunuh diri adalah kelompok berisiko tinggi untuk melakukan percobaan bunuh diri akibat trauma kehilangan, stigma yang terasosiasi dengan kehilangan ini, juga karena potensi masalah keluarga / lingkungan yang serupa serta adanya peniruan sosial (social modelling). Kondisi pandemi Covid-19 yang cukup panjang memunculkan beragam masalah kesehatan mental. Berdasarkan data dari 14.619 individu yang mendapatkan penanganan dari psikolog klinis anggota Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK-Indonesia), 4 masalah yang paling banyak ditemui adalah kesulitan belajar, kecemasan, stress, dan gangguan mood antara lain…
Baca Selengkapnya
IPK Indonesia Wilayah Jateng Adakan Pelatihan Deteksi Dini Risiko Bunuh Diri untuk Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

IPK Indonesia Wilayah Jateng Adakan Pelatihan Deteksi Dini Risiko Bunuh Diri untuk Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

IPK Jawa Tengah, IPK Wilayah, Kegiatan IPK Indonesia
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia 2019, IPK Indonesia Wilayah Jateng mengadakan pelatihan Deteksi Dini Risiko Bunuh Diri untuk Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang pada tanggal 17 Oktober lalu. Adapun peserta yang hadir sejumlah 46 orang yang berasal dari anggota kepolisian, psikolog, dosen, guru BK, penyuluh agama, LSM, pendamping korban tingkat kecamatan, dan mahasiswa. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua IPK Indonesia Wilayah Jateng, Dra. Endang Suparti Sri Sugihartati, Psikolog dan dibuka oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3A Kota Semarang, Drs. Budi Satmoko Aji. Hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah anggota bidang pengembangan profesi IPK Indonesia Wilayah Jateng, Yudi Kurniawan, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Selain memberikan materi mengenai deteksi dini risiko bunuh…
Baca Selengkapnya