IPK Indonesia Menyediakan API (Aplication Programming Interface) Surat Rekomendasi Izin Praktik Psikolog Klinis

IPK Indonesia Menyediakan API (Aplication Programming Interface) Surat Rekomendasi Izin Praktik Psikolog Klinis

Informasi IPK Indonesia
Sejak awal tahun 2018, Ikatan Psikolog Klinis telah memiliki Sistem Informasi Manajemen dan Administrasi Keanggotaan (SIMAK IPK) untuk mengelola dan melayani administrasi keanggotaan, salah satunya adalah Surat Rekomendasi Izin Praktik (SRIP) yang dikelola oleh IPK Wilayah. Penggunaan sistem ini telah memangkas waktu dan tenaga sehingga layanan administrasi semakin efektif dan efisien. SIMAK IPK juga telah dilengkapi dengan Application Programming Interface (API) agar mempermudah interoperabilitas (pertukaran data) dengan pihak lain yang berkepentingan dalam administrasi keanggotaan termasuk Surat Rekomendasi Izin Praktik (SRIP). Keuntungan adanya pertukaran data SRIP melalui API adalah : Keaslian data surat rekomendasi izin praktik dari organisasi profesi terjamin dan dapat diverifikasi. Pemohon Surat Izin Praktik tidak perlu memasukkan lagi data SRIP secara berulang, demikian pula pihak eksternal yang berwenang menerbitkan SIP PK. Percepatan proses administrasi karena menghemat waktu dan…
Baca Selengkapnya
Dialog Interaktif Menteri Kesehatan RI dengan Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia

Dialog Interaktif Menteri Kesehatan RI dengan Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia yaitu Ibu Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si., Psikolog diberi kesempatan untuk melakukan dialog interaktif dengan Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin dalam acara yang diselenggarakan oleh Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia bersama beberapa organisasi profesi tenaga kesehatan pada tanggal 24 Februari 2021. Pada kesempatan tersebut, Ibu Gamayanti menyampaikan dukungan psikolog klinis terhadap program vaksinasi covid-19 terutama dalam psikoedukasi dan pendampingan untuk menurunkan kecemasan pada saat akan menjalani vaksinasi. Ibu Gamayanti juga menyampaikan permasalahan yang dialami oleh sebagian psikolog klinis yang berpraktik mandiri/swasta dan mengalami kesulitan dalam mendapatkan vaksinasi di tahap prioritas tenaga kesehatan yang lalu. Bapak Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa tenaga kesehatan adalah prioritas nomor satu dalam pemberian vaksin di semua tahap. Hal itu dikuatkan oleh Staf Ahli Menteri Kesehatan bidang Desentralisasi Kesehatan yaitu…
Baca Selengkapnya
Ciri Kartu Tanda Anggota (KTA) Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia yang Asli

Ciri Kartu Tanda Anggota (KTA) Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia yang Asli

Informasi IPK Indonesia
Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia sejak tahun 2018 menerbitkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Digital yang dibuat secara otomatis oleh Sistem Informasi dan Administrasi Keanggotaan (SIMAK) bagi anggota yang telah terverifikasi semua syarat kelengkapan keanggotaannya. Pada awal Januari 2021, sebuah aplikasi milik sebuah organisasi tertentu yang mengeluarkan KTA digital dengan nama Ikatan Psikolog Klinis. Hal ini menyebabkan kebingungan para anggota IPK Indonesia. KTA digital tersebut dapat dipastikan tidak berlaku karena tidak memiliki ciri KTA digital IPK Indonesia. Bagaimana ciri KTA digital Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia sebagai Organisasi Profesi bagi Psikolog Klinis yang Asli? Hal yang terpenting dan utama untuk memastikan keasliannya adalah adanya kode QR di KTA IPK Indonesia yang terhubung ke data di SIMAK IPK Indonesia sehingga Anda dapat menggunakan pemindai kode QR untuk membuktikan keasliannya. Jika kode QR…
Baca Selengkapnya
Tangkal Hoax IPK Indonesia Seputar RUU Praktik Psikologi

Tangkal Hoax IPK Indonesia Seputar RUU Praktik Psikologi

Informasi IPK Indonesia
Ikatan Psikolog Klinis (IPK ) Indonesia menggunakan hak jawab untuk menangkal informasi tanpa fakta (hoax) yang beredar terkait RUU Praktik Psikologi yang saat ini dalam pembahasan antara Pemerintah dan DPR. IPK Indonesia adalah organisasi resmi profesi Psikolog Klinis yang berbadan hukum dan didirikan dalam rangka amanah UU No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan Republik Indonesia. Pasal 1 UU No 36 Tahun 2014 menyebutkan bahwa organisasi profesi adalah wadah berhimpun tenaga kesehatan yang SEPROFESI. Pasal 50 UU No. 36 Tahun 2014 telah memberikan amanah kepada tenaga kesehatan psikologi klinis untuk membentuk sebuah organisasi profesi sebagai wadah untuk meningkatkan dan/atau mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan, martabat, dan etika profesi tenaga kesehatan. Bertahun-tahun lalu, para pemangku kepentingan tenaga kesehatan psikologi klinis bersama dengan Pemerintah RI secara bertahap telah membangun sebuah bangunan yang lengkap…
Baca Selengkapnya
IPK Indonesia Wilayah Jateng Adakan Pelatihan Menulis Bagi Psikolog Klinis

IPK Indonesia Wilayah Jateng Adakan Pelatihan Menulis Bagi Psikolog Klinis

Informasi IPK Indonesia, IPK Jawa Tengah, IPK Wilayah
Merujuk pada laman daring IPK Indonesia, jumlah anggota IPK Indonesia yang teregistrasi hingga 20 Oktober 2020 berjumlah 2.786 orang. Dari jumlah tersebut, mayoritas psikolog klinis berpraktik di Pulau Jawa. Ini kondisi yang tidak ideal dalam konteks pelayanan psikologi klinis bagi seluruh penduduk Indonesia yang jumlahnya menyentuh angka 270 juta jiwa. Dengan demikian, layanan psikologi individual tatap muka tentu tak mampu menjangkau kebutuhan masyarakat Indonesia. Salah satu bentuk layanan psikologi adalah publikasi informasi lewat media tulisan. Publikasi ini juga diakui oleh IPK Indonesia dalam bentuk SKP pengembangan profesi. Melihat situasi tersebut, IPK Indonesai Wilayah Jateng mengadakan Workshop Psikolog Klinis Menulis: Dari Ruang Praktik Menuju Publikasi. Workshop ini telah diadakan sebanyak dua kali pelaksanaan: batch 1 pada tanggal 23 dan 30 Agustus 2020, batch 2 pada tanggal 4 dan 11 Oktober 2020.…
Baca Selengkapnya
Kembali ke Sekolah? Mengkaji Kebijakan Belajar Kembali di Sekolah.

Kembali ke Sekolah? Mengkaji Kebijakan Belajar Kembali di Sekolah.

Artikel
Ahmad Gimmy Prathama Siswadi Continuing Education – Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Pandemi dan kebijakan kembali ke sekolah Tidak terasa sudah hampir 6 bulan berlalu sejak ditemukannya pasien dengan gejala Covid-19 pertama di Indonesia. Sampai saat ini yang sudah mencapai sekitar 120 ribu orang, terpapar Covid19 dengan penambahan rata-rata per bulannya di Indonesia mungkin sekitar 20 ribu orang. Kalaupun situasinya tidak ada lonjakan tiba-tiba, mudah-mudahan tidak lebih dari 700 orang per hari (saat ini 8 Agustus sudah lebih dari 1000 orang penambahan tiap hari - terduga positif Covid19 di Indonesia) – dan gejala peningkatannya masih akan naik lagi, bahkan, masih waspada gelombang ke-2 di sebagian besar dunia. Berbagai penetapan zona untuk setiap wilayah yang sedemikian luas di Indonesia juga sudah diberlakukan. Zona hijau (aman), kuning (waspada), dan merah (bahaya). Pewarnaan zona…
Baca Selengkapnya
Psikoedukasi Covid-19 : Menjaga Kesehatan Psikologis di Masa Krisis

Psikoedukasi Covid-19 : Menjaga Kesehatan Psikologis di Masa Krisis

Psikoedukasi COVID-19
Dalam rangka memberikan dukungan psikologis kepada masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi wabah pandemi Covid-19, anggota psikolog klinis dari berbagai wilayah akan memberikan psikoedukasi singkat. Berikut ini adalah tips singkat menjaga kesejahteraan psikologis di masa krisis oleh Annelia Sari Sani, S.Psi., Psikolog dan Fitri Fausiah, M.Psi., Psikolog. Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia juga menyediakan berbagai sumber daya yang dimiliki (termasuk konseling daring gratis) untuk menjaga kesehatan mental masyarakat Indonesia selama masa pandemi COVID-19 di https://covid19.ipkindonesia.or.id/ atau https://ipk.bz/covid19  
Baca Selengkapnya
Pernyataan Bersama Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) 9 Maret 2020

Pernyataan Bersama Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) 9 Maret 2020

Pernyataan IPK Indonesia
Dengan banyaknya kasus terkait kesehatan jiwa dengan berbagai manifestasi perilaku dan kejadian yang muncul di masyarakat akhir-akhir ini; bersama ini Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) yang selama ini telah berkolaborasi dan berpartisipasi aktif untuk membantu pemerintah dalam upaya mewujudkan kesehatan jiwa dan kesejahteraan psikologis masyarakat Indonesia menyatakan : Keprihatinan yang mendalam dan perlunya dilakukan langkah-langkah baik prevensi maupun penanganan yang bersifat kuratif maupun rehabilitatif secara komprehensif. Bahwa terjadinya masalah/gangguan perilaku dan gangguan kejiwaan merupakan proses kontinum panjang mulai dari proses konsepsi, kehamilan, pengasuhan, pendidikan dan pengalaman diri sepanjang rentang usia; termasuk faktor lingkungan sosial yang memegang peran penting. Predisposisi intrinsik dan pengalaman masa kecil yang buruk/tidak menyenangkan (Adverse Childhood Experience) melandasi terbentuknya ketidakstabilan emosi dan kepribadian yang rentan. Adanya aspek neurobiologi…
Baca Selengkapnya
IPK Indonesia Menerbitkan Direktori Psikolog Klinis Indonesia

IPK Indonesia Menerbitkan Direktori Psikolog Klinis Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia menerbitkan Direktori Psikolog Klinis Indonesia yang beralamat di https://ipk.bz/caripsikolog. Direktori tersebut berisi data psikolog klinis, keahlian dan juga kelengkapan legalitasnya dalam berpraktik seperti No STR (Surat Tanda Terdaftar) sebagai tenaga kesehatan RI di Kementerian Kesehatan dan juga SIP (Surat Izin Praktik) sebagai psikolog. Tujuan penyelenggaraan direktori ini adalah untuk membantu dan melindungi masyarakat Indonesia pengguna layanan psikologi agar terhindar dari praktik-praktik layanan psikologi yang merugikan. Masyarakat dapat melakukan pencarian psikolog melalui pranala https://ipk.bz/caripsikolog. Pada masa mendatang, pencarian tersebut juga dapat dilakukan melalui aplikasi android yaitu Cari Psikolog Klinis (https://ipk.bz/acp). IPK Indonesia juga mengundang semua anggota IPK Indonesia yang telah terverifikasi dan memiliki STR dan SIP agar mendaftarkan diri di Direktori Psikolog Klinis Indonesia melalui SIMAK IPK Indonesia (https://simak.ipkindonesia.or.id) di Menu Biodata - Direktori. Selain itu,…
Baca Selengkapnya
Lokakarya Peningkatan Kemampuan Tata Laksana Penanganan Kasus dan Kegiatan sebagai Psikolog Klinis dan Pengenalan Brainspotting

Lokakarya Peningkatan Kemampuan Tata Laksana Penanganan Kasus dan Kegiatan sebagai Psikolog Klinis dan Pengenalan Brainspotting

IPK Jawa Tengah, IPK Wilayah, Kegiatan IPK Indonesia
Ikatan Psikologi Klinis Indonesia Wilayah Jawa Tengah, pada penghujung tahun 2019 tepatnya tanggal 21 – 22 Desember 2019 mengadakan Workshop : Peningkatan Kemampuan Tata Laksana Penanganan Kasus dan Kegiatan sebagai Psikolog Klinis dan Seminar : Pengenalan Brainspotting and Attunement. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua IPK Indonesia Wilayah Jateng Dra. Endang Suparti Sri Sugihartati, Psikolog. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya organisasi prosesi psikolog klinis dalam upaya mensosialisasikan P2KB (Pedoman Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) yang telah diterbitkan oleh IPK Indonesia pada bulan September 2019 dan mengembangkan kompetensi anggota khususnya intervensi brainspotting. Dalam workshop tersebut, peserta dibekali mengenai tata laksana penanganan kasus meliputi asesmen, penegakan diagnosis, prognosis, sampai dengan merancang dan melakukan intervensi psikologi pada upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan paliatif. Materi ini disampaikan oleh Agnes Indar Etikawati,…
Baca Selengkapnya