IPK Indonesia Wilayah Jateng Adakan Pelatihan Menulis Bagi Psikolog Klinis

IPK Indonesia Wilayah Jateng Adakan Pelatihan Menulis Bagi Psikolog Klinis

Informasi IPK Indonesia, IPK Jawa Tengah, IPK Wilayah
Merujuk pada laman daring IPK Indonesia, jumlah anggota IPK Indonesia yang teregistrasi hingga 20 Oktober 2020 berjumlah 2.786 orang. Dari jumlah tersebut, mayoritas psikolog klinis berpraktik di Pulau Jawa. Ini kondisi yang tidak ideal dalam konteks pelayanan psikologi klinis bagi seluruh penduduk Indonesia yang jumlahnya menyentuh angka 270 juta jiwa. Dengan demikian, layanan psikologi individual tatap muka tentu tak mampu menjangkau kebutuhan masyarakat Indonesia. Salah satu bentuk layanan psikologi adalah publikasi informasi lewat media tulisan. Publikasi ini juga diakui oleh IPK Indonesia dalam bentuk SKP pengembangan profesi. Melihat situasi tersebut, IPK Indonesai Wilayah Jateng mengadakan Workshop Psikolog Klinis Menulis: Dari Ruang Praktik Menuju Publikasi. Workshop ini telah diadakan sebanyak dua kali pelaksanaan: batch 1 pada tanggal 23 dan 30 Agustus 2020, batch 2 pada tanggal 4 dan 11 Oktober 2020.…
Baca Selengkapnya
Kembali ke Sekolah? Mengkaji Kebijakan Belajar Kembali di Sekolah.

Kembali ke Sekolah? Mengkaji Kebijakan Belajar Kembali di Sekolah.

Artikel
Ahmad Gimmy Prathama Siswadi Continuing Education – Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Pandemi dan kebijakan kembali ke sekolah Tidak terasa sudah hampir 6 bulan berlalu sejak ditemukannya pasien dengan gejala Covid-19 pertama di Indonesia. Sampai saat ini yang sudah mencapai sekitar 120 ribu orang, terpapar Covid19 dengan penambahan rata-rata per bulannya di Indonesia mungkin sekitar 20 ribu orang. Kalaupun situasinya tidak ada lonjakan tiba-tiba, mudah-mudahan tidak lebih dari 700 orang per hari (saat ini 8 Agustus sudah lebih dari 1000 orang penambahan tiap hari - terduga positif Covid19 di Indonesia) – dan gejala peningkatannya masih akan naik lagi, bahkan, masih waspada gelombang ke-2 di sebagian besar dunia. Berbagai penetapan zona untuk setiap wilayah yang sedemikian luas di Indonesia juga sudah diberlakukan. Zona hijau (aman), kuning (waspada), dan merah (bahaya). Pewarnaan zona…
Baca Selengkapnya
Psikoedukasi Covid-19 : Menjaga Kesehatan Psikologis di Masa Krisis

Psikoedukasi Covid-19 : Menjaga Kesehatan Psikologis di Masa Krisis

Psikoedukasi COVID-19
Dalam rangka memberikan dukungan psikologis kepada masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi wabah pandemi Covid-19, anggota psikolog klinis dari berbagai wilayah akan memberikan psikoedukasi singkat. Berikut ini adalah tips singkat menjaga kesejahteraan psikologis di masa krisis oleh Annelia Sari Sani, S.Psi., Psikolog dan Fitri Fausiah, M.Psi., Psikolog. Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia juga menyediakan berbagai sumber daya yang dimiliki (termasuk konseling daring gratis) untuk menjaga kesehatan mental masyarakat Indonesia selama masa pandemi COVID-19 di https://covid19.ipkindonesia.or.id/ atau https://ipk.bz/covid19  
Baca Selengkapnya
Pernyataan Bersama Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) 9 Maret 2020

Pernyataan Bersama Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) 9 Maret 2020

Pernyataan IPK Indonesia
Dengan banyaknya kasus terkait kesehatan jiwa dengan berbagai manifestasi perilaku dan kejadian yang muncul di masyarakat akhir-akhir ini; bersama ini Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) yang selama ini telah berkolaborasi dan berpartisipasi aktif untuk membantu pemerintah dalam upaya mewujudkan kesehatan jiwa dan kesejahteraan psikologis masyarakat Indonesia menyatakan : Keprihatinan yang mendalam dan perlunya dilakukan langkah-langkah baik prevensi maupun penanganan yang bersifat kuratif maupun rehabilitatif secara komprehensif. Bahwa terjadinya masalah/gangguan perilaku dan gangguan kejiwaan merupakan proses kontinum panjang mulai dari proses konsepsi, kehamilan, pengasuhan, pendidikan dan pengalaman diri sepanjang rentang usia; termasuk faktor lingkungan sosial yang memegang peran penting. Predisposisi intrinsik dan pengalaman masa kecil yang buruk/tidak menyenangkan (Adverse Childhood Experience) melandasi terbentuknya ketidakstabilan emosi dan kepribadian yang rentan. Adanya aspek neurobiologi…
Baca Selengkapnya
IPK Indonesia Menerbitkan Direktori Psikolog Klinis Indonesia

IPK Indonesia Menerbitkan Direktori Psikolog Klinis Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia menerbitkan Direktori Psikolog Klinis Indonesia yang beralamat di https://ipk.bz/caripsikolog. Direktori tersebut berisi data psikolog klinis, keahlian dan juga kelengkapan legalitasnya dalam berpraktik seperti No STR (Surat Tanda Terdaftar) sebagai tenaga kesehatan RI di Kementerian Kesehatan dan juga SIP (Surat Izin Praktik) sebagai psikolog. Tujuan penyelenggaraan direktori ini adalah untuk membantu dan melindungi masyarakat Indonesia pengguna layanan psikologi agar terhindar dari praktik-praktik layanan psikologi yang merugikan. Masyarakat dapat melakukan pencarian psikolog melalui pranala https://ipk.bz/caripsikolog. Pada masa mendatang, pencarian tersebut juga dapat dilakukan melalui aplikasi android yaitu Cari Psikolog Klinis (https://ipk.bz/acp). IPK Indonesia juga mengundang semua anggota IPK Indonesia yang telah terverifikasi dan memiliki STR dan SIP agar mendaftarkan diri di Direktori Psikolog Klinis Indonesia melalui SIMAK IPK Indonesia (https://simak.ipkindonesia.or.id) di Menu Biodata - Direktori. Selain itu,…
Baca Selengkapnya
Lokakarya Peningkatan Kemampuan Tata Laksana Penanganan Kasus dan Kegiatan sebagai Psikolog Klinis dan Pengenalan Brainspotting

Lokakarya Peningkatan Kemampuan Tata Laksana Penanganan Kasus dan Kegiatan sebagai Psikolog Klinis dan Pengenalan Brainspotting

IPK Jawa Tengah, IPK Wilayah, Kegiatan IPK Indonesia
Ikatan Psikologi Klinis Indonesia Wilayah Jawa Tengah, pada penghujung tahun 2019 tepatnya tanggal 21 – 22 Desember 2019 mengadakan Workshop : Peningkatan Kemampuan Tata Laksana Penanganan Kasus dan Kegiatan sebagai Psikolog Klinis dan Seminar : Pengenalan Brainspotting and Attunement. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua IPK Indonesia Wilayah Jateng Dra. Endang Suparti Sri Sugihartati, Psikolog. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya organisasi prosesi psikolog klinis dalam upaya mensosialisasikan P2KB (Pedoman Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) yang telah diterbitkan oleh IPK Indonesia pada bulan September 2019 dan mengembangkan kompetensi anggota khususnya intervensi brainspotting. Dalam workshop tersebut, peserta dibekali mengenai tata laksana penanganan kasus meliputi asesmen, penegakan diagnosis, prognosis, sampai dengan merancang dan melakukan intervensi psikologi pada upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan paliatif. Materi ini disampaikan oleh Agnes Indar Etikawati,…
Baca Selengkapnya
Peran IPK Indonesia Wilayah Jateng dalam Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Di RSJD Surakarta

Peran IPK Indonesia Wilayah Jateng dalam Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Di RSJD Surakarta

IPK Jawa Tengah, IPK Wilayah, Kegiatan IPK Indonesia
Dalam upaya mendukung program Gubernur Jawa Tengah terkait pelayanan kesehatan yakni Program Hospital Without Wall yang difokuskan pada pelayanan prevensi yang menjangkau siswa SMA/SMK dan untuk memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, maka RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta mengadakan kegiatan seminar sehari dan lomba kreatifitas remaja. Adapun teman yang diusung dalam kegiatan yang diselenggarakan tanggal 5 Nopember 2019 adalah Sahabat Remaja Cegah Depresi. Remaja sebagai penerus perjuangan bangsa. Harapan tertinggi akan diserahkan kepada remaja. Remaja yang sehat cerdas dan berbudaya merupakan harapan bangsa. Sehat jiwa dan raga menjadi pondasi utama untuk melanjutkan perjuangan. Kehidupan di era modern yang dihadapi para remaja saat ini tidaklah ringan. Banyak remaja yang mengalami dilema. Banyak depresi melanda remaja. Dimasa yang bergejolak masa puber, bila mengalami depresi sangatlah rawan untuk mencoba melakukan bunuh diri sebagai jalan…
Baca Selengkapnya
Workshop Management of Gender Dysphoria: Kerjasama antara Fakultas Psikologi Undip dan IPK Indonesia Wilayah Jawa Tengah

Workshop Management of Gender Dysphoria: Kerjasama antara Fakultas Psikologi Undip dan IPK Indonesia Wilayah Jawa Tengah

IPK Jawa Tengah, IPK Wilayah, Kegiatan IPK Indonesia
Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro bekerjasama dengan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Wilayah Jawa Tengah mengadakan WorkshopManagement of Gender Dysphoria: Psychological Perspectives. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 21 September 2019 ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan World Class Professor Programe 2019 di Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Workshop ini menjadi penting karena kasus-kasus gender dysphoria banyak terjadi di masyarakat. Psikolog klinis diharapkan memiliki kompetensi keilmuan dan praktis untuk menghadapi kasus tersebut. Hadir sebagai narasumber dalam workshop ini adalah Profesor Vickie Pasterski dari Gender Development Research Center University of Cambridge dan Annastasia Ediati, Ph.D., Psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Workshop yang diikuti oleh 35 peserta dari latar belakang psikolog klinis ini diberikan dalam bentuk informasi konseptual dan studi tentang kasus gender dysphoria yang terjadi di Inggris dan Indonesia.
Baca Selengkapnya
IPK Wilayah Kalimantan Timur Sukses Meriahkan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dengan Kegiatan Seminar dan Promosi Kesehatan Mental

IPK Wilayah Kalimantan Timur Sukses Meriahkan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dengan Kegiatan Seminar dan Promosi Kesehatan Mental

IPK Kalimantan Timur, IPK Wilayah, Kegiatan IPK Indonesia
Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2010 angka bunuh diri di Indonesia mencapai 1,6 hingga 1,8 per 100 ribu jiwa yang artinya adalah setiap 40 detik satu orang dilaporkan meninggal karena bunuh diri, dimana yang melakukannya adalah usia-usia produktif dari dua kelompok usia 15 hingga 44 tahun dan kelompok usia 10 hingga 24 tahun. Untuk itu, Ikatan Psikolog Klinis (IPK) wilayah Kalimantan Timur menginisiasi beberapa Universitas yang memiliki program studi Psikologi di Kalimantan Timur yaitu Universitas Mulawarman (UNMUL), Universitas 17 Agustus (UNTAG) Samarinda, dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) juga HIMPSI Wilayah Kalimantan Timur. Rangkaian kegiatan memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2019 ini juga didukung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur. Acara pertama yang diselenggarakan adalah Seminar bertemakan “Dunia Belum Berakhir, Menyelesaikan Masalah Tanpa Harus Bunuh Diri”…
Baca Selengkapnya