Salinan KTA IPK Baru Bagi Anggota Lama IPK Indonesia (Pemutihan)

Salinan KTA IPK Baru Bagi Anggota Lama IPK Indonesia (Pemutihan)

Informasi IPK Indonesia
Ikatan Psikolog Klinis Indonesia mengundang seluruh anggota IPK yang berprofesi sebagai psikolog klinis dan memiliki nomor anggota IPK tetapi belum memiliki akun SIMAK IPK untuk mendapatkan salinan KTA IPK Baru di SIMAK IPK Indonesia. Kebijakan pemutihan ini dilakukan dalam rangka masa transisi administrasi keanggotaan manual ke online (SIMAK IPK) di tahun 2018 dengan batas waktu adalah 30 November 2018 (*diperpanjang sampai 31 Januari 2019). Anggota lama IPK Indonesia yang belum mendapatkan salinan KTA IPK baru setelah batas waktu tersebut harus mengikuti prosedur pendaftaran yang telah ditentukan bagi anggota baru IPK Indonesia. Hal yang harus dilakukan bagi Anggota IPK yang belum mendapatkan akun SIMAK IPK : Silakan mengisi formulir A di https://simak.ipkindonesia.or.id/formulir/ dan memilih keperluan LAIN-LAIN. Isilah formulir tersebut, unggah bukti identitas yaitu  KTP/KTA HIMPSI/KTA IPK Lama (salah satu saja). Isi…
Baca Selengkapnya
Survei Pengembangan Fungsi KTA Baru IPK Indonesia

Survei Pengembangan Fungsi KTA Baru IPK Indonesia

Informasi IPK Indonesia
IPK Indonesia saat ini belum menerbitkan KTA (Kartu Tanda Anggota) fisik secara masal karena adanya keterbatasan teknis sehingga penerbitan KTA fisik bagi anggota baru dan lama ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Tidak adanya KTA Fisik tidak akan menganggu jalannya proses administrasi yang lain karena IPK Indonesia telah menerbitkan SKTA (Surat Keterangan Tanda Anggota) bagi anggota baru dan juga salinan Kartu Tanda Anggota di SIMAK IPK bagi anggota IPK yang telah terverifikasi datanya. Penundaan tersebut juga memberikan waktu bagi tim TI untuk meningkatkan fungsi KTA fisik di masa mendatang melalui survei online. Anggota IPK Indonesia dapat memberikan aspirasi terhadap KTA IPK yang baru dengan mengisi survei tersebut di : https://goo.gl/forms/DrzYXhjwIHA1ZgbR2 Semoga adanya peningkatan fungsi pada KTA fisik IPK Indonesia tidak hanya menjadikan kartu yang memenuhi dompet atau tas, tetapi juga…
Baca Selengkapnya
Implementasi Teknologi Kode QR (Quick Response) di IPK Indonesia

Implementasi Teknologi Kode QR (Quick Response) di IPK Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Teknologi Kode QR (Quick Response) atau QR Code merupakan pengembangan dari barcode (kode batang) yang telah digunakan secara luas untuk berbagai keperluan. Kode QR merupakan  kode matriks yang diperkenalkan pertama kali oleh perusahaan Jepang Denso-Wave pada tahun 1994. Keunggulan teknologi kode QR adalah dapat memuat data yang panjang dibandingkan barcode dan dapat dibaca secara cepat dengan aplikasi pembaca kode QR  di smartphone. Kode QR mempermudah orang untuk mengakses data secara cepat tanpa perlu menuliskan data tersebut. Contoh implementasi penerapan kode QR yaitu : identifikasi produk, validasi dokumen, pranala akses ke situs web/sumber di internet, penyimpan data kontak atau kartu virtual,  dan yang terbaru adalah sebagai alat pembayaran. Saat ini, IPK Indonesia mulai mengimplementasikan teknologi kode QR sebagai validasi dokumen-dokumen penting, pranala ke kartu virtual anggota ipk, dan penyimpanan data kontak…
Baca Selengkapnya
Validasi Keaslian Surat Keterangan KTA Sementara IPK Indonesia

Validasi Keaslian Surat Keterangan KTA Sementara IPK Indonesia

Informasi IPK Indonesia
IPK Indonesia secara bertahap berusaha tetap memberikan layanan terbaik meski dalam keterbatasan terutama dalam administrasi keanggotaan. Saat ini, IPK Indonesia masih menggunakan pihak ketiga untuk mencetak Kartu Tanda Anggota (KTA) sehingga proses penerbitan KTA dan pengiriman ke anggota memakan waktu kurang lebih 30 hari. Hal ini menyebabkan anggota terhambat untuk melakukan administrasi lainnya seperti mengurus surat rekomendasi dari IPK Wilayah untuk pembuatan STR-PK. Masalah ini dapat diatasi dengan penerbitan Surat Keterangan Tanda Anggota (SKTA) Sementara yang bisa diunduh langsung oleh anggota baru ketika data sudah terverifikasi di SIMAK IPK. SKTA IPK Indonesia dilengkapi dengan teknologi QRCode yang terhubung ke SIMAK IPK untuk menjamin keasliannya. Penggunaan QRCode ini akan diterapkan juga pada surat keterangan dan sertifikat yang dikeluarkan oleh IPK Indonesia sebagai validasi keaslian dokumen tersebut. SKTA berfungsi sama seperti KTA…
Baca Selengkapnya