Peluncuran SINAU, Situs E-Learning IPK Indonesia

Peluncuran SINAU, Situs E-Learning IPK Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Tanggal 11 November 2018, IPK Indonesia meluncurkan SINAU, situs elearning/ belajar online yang beralamat di https://sinau.ipkindonesia.or.id/. Situs ini merupakan sarana belajar online antar psikolog klinis di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi psikolog klinis secara daring. Situs ini merupakan salah satu upaya IPK Indonesia untuk membantu psikolog klinis yang memiliki keterbatasan waktu, dan tempat untuk meningkatkan kompetensinya dengan biaya yang terjangkau. Situs tersebut terintegrasi dengan SIMAK IPK Indonesia sehingga pengguna yang memiliki akun SIMAK dapat menggunakan nama login dan kata sandi yang sama untuk masuk ke SINAU. Pengguna yang telah menyelesaikan kursus akan mendapatkan e-Sertifikat yang akan muncul secara otomatis di SIMAK IPK beserta dengan SKP (Satuan Kredit Profesi) yang didapatkan dari hasil pembelajaran kursus di SINAU. Selain SKP, SINAU menerapkan gamifikasi melalui pemberian lencana untuk menjadi pendorong tambahan mengikuti kursus-kursus yang…
Baca Selengkapnya
Penerapan Teknologi Chatbot dalam Layanan IPK Indonesia

Penerapan Teknologi Chatbot dalam Layanan IPK Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Seiring dengan kemajuan teknologi, IPK Indonesia menerapkan teknologi chatbot dalam layanan pemberian informasi baik kepada anggota maupun non anggota. Chatbot adalah suatu sistem yang dirancang dengan kecerdasan buatan untuk dapat bercakap-cakap secara otomatis melalui berbagai media seperti web, atau aplikasi pesan. Chatbot mulai banyak digunakan karena keterbatasan sumber daya manusia untuk melayani tanya jawab secara live (langsung) dalam 24 jam non stop. Keberadaan chatbot akan membantu suatu organisasi yang memiliki anggota yang besar dalam memberikan informasi dan melayani tanya jawab tanpa harus memiliki banyak petugas. Chatbot IPK Indonesia bernama SARI (Sistem Auto Respons IPK Indonesia), mulai hari ini SARI ditugaskan untuk berjaga di 3 saluran layanan informasi IPK Indonesia yaitu web, telegram dan FB Messenger. SARI di web : https://ipkindonesia.or.id/  (klik tanda percakapan di kiri bawah situs) SARI di telegram…
Baca Selengkapnya
Webinar Perdana IPK Indonesia dengan 10 IPK Wilayah

Webinar Perdana IPK Indonesia dengan 10 IPK Wilayah

Kegiatan IPK Indonesia
Ikatan Psikolog Klinis Indonesia bekerja sama dengan PPSDM Kementerian Kesehatan RI  menyelenggarakan webinar pada tanggal 24 Oktober 2018 pada pukul 09.00-12.00 BBWI. Webinar ini adalah webinar yang diadakan pertama kali oleh IPK Indonesia dan diikuti oleh 10 IPK wilayah yaitu : IPK Wilayah Aceh IPK Wilayah Sumatera Barat IPK Wilayah Riau IPK Wilayah Kalimantan Tengah IPK Wilayah Kalimantan Timur IPK Wilayah Kalimantan Barat IPK Wilayah Kalimantan Tengah IPK Wilayah Sulawesi Utara IPK Wilayah Sulawesi Selatan IPK Wilayah Jawa Timur Acara dibuka oleh Bapak Dr. Ida Bagus Indra Gotama, SKM., M.Si. dengan penjelasan singkat mengenai STR Psikolog Klinis dan dipandu oleh Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si, Psikolog selaku Ketua IPK Indonesia.  Pembicara utama dalam webinar ini adalah  Prof. Dr. Juke Roosjati Siregar M.Pd., Psikolog dengan judul materi Assesmen, Diagnosis, Treatmen pada Anak…
Baca Selengkapnya
Standar Waktu Layanan Administrasi IPK Indonesia (Formulir A dan B)

Standar Waktu Layanan Administrasi IPK Indonesia (Formulir A dan B)

Informasi IPK Indonesia
IPK Indonesia telah meluncurkan formulir A (1 April 2018) dan formulir B (1 Juli 2018) SIMAK IPK untuk menciptakan lingkungan administrasi keanggotaan yang transparan, efektif, efisien dan akuntabel. Kedua formulir tersebut telah terbukti membantu proses adminitrasi baik bagi petugas administrasi maupun bagi anggota IPK Indonesia (lihat statistik di bawah ini). IPK Indonesia berkomitmen untuk bekerja keras menjaga kinerja dalam melayani anggota IPK Indonesia sejalan dengan salah satu fungsi dari organisasi profesi. Salah satu upayanya adalah adanya standar waktu layanan administrasi. Aplikasi SIMAK Pengurus pun sudah dirancang sedemikian rupa untuk mendukung upaya tersebut dengan adanya tenggat waktu yang harus dipenuhi oleh setiap petugas administrasi. Adapun alur proses administrasi dan standar waktu layanan masing-masing formulir A dan B adalah sebagai berikut : Standar waktu layanan administrasi ini menjamin adanya kepastian waktu administrasi…
Baca Selengkapnya
Persebaran dan Data Jenis Pekerjaan Anggota IPK Indonesia Tahun 2018

Persebaran dan Data Jenis Pekerjaan Anggota IPK Indonesia Tahun 2018

Informasi IPK Indonesia
Salah satu tujuan penerapan teknologi informasi melalui SIMAK IPK adalah mempermudah untuk mendapatkan data statistik terkait anggota IPK Indonesia. Saat ini, jumlah anggota IPK yang terdaftar di SIMAK IPK ada 1621 psikolog klinis yang tersebar di 30 IPK Wilayah. Jumlah terbanyak berdomisili di Jakarta (356 anggota), DIY (228 anggota) dan Jawa Timur (208 anggota). Jika dikelompokkan berdasarkan jenis pekerjaannya, jumlah terbesar adalah anggota IPK Indonesia yang bekerja di fasilitas layanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas dan klinik yaitu sebanyak 928 orang. Jumlah terbesar kedua adalah anggota IPK Indonesia yang bekerja di lembaga pendidikan sebagai tenaga pengajar yaitu sebanyak 498 orang. Data ini juga menunjukkan bahwa seorang psikolog klinis dapat bekerja di lebih dari satu tempat kerja dalam rentang waktu yang sama. IPK Indonesia berencana untuk mempublikasikan beberapa data statistik lainnya…
Baca Selengkapnya
Implementasi Teknologi Kode QR (Quick Response) di IPK Indonesia

Implementasi Teknologi Kode QR (Quick Response) di IPK Indonesia

Informasi IPK Indonesia
Teknologi Kode QR (Quick Response) atau QR Code merupakan pengembangan dari barcode (kode batang) yang telah digunakan secara luas untuk berbagai keperluan. Kode QR merupakan  kode matriks yang diperkenalkan pertama kali oleh perusahaan Jepang Denso-Wave pada tahun 1994. Keunggulan teknologi kode QR adalah dapat memuat data yang panjang dibandingkan barcode dan dapat dibaca secara cepat dengan aplikasi pembaca kode QR  di smartphone. Kode QR mempermudah orang untuk mengakses data secara cepat tanpa perlu menuliskan data tersebut. Contoh implementasi penerapan kode QR yaitu : identifikasi produk, validasi dokumen, pranala akses ke situs web/sumber di internet, penyimpan data kontak atau kartu virtual,  dan yang terbaru adalah sebagai alat pembayaran. Saat ini, IPK Indonesia mulai mengimplementasikan teknologi kode QR sebagai validasi dokumen-dokumen penting, pranala ke kartu virtual anggota ipk, dan penyimpanan data kontak…
Baca Selengkapnya